Three Strategi Pelaku Bisnis Parawisata Agar Bertahan Di Tengah Pandemi Covid

Selain itu, bisnis juga dapat menyampaikan usaha-usaha yang dilakukan untuk melindungi pegawainya dan mematuhi anjuran pemerintah dan otoritas, misalnya memberlakukan work-from-home dan bodily distancing. Tapi perlu diperhatikan, saluran atau Slot Pragmatic media apa yang dikonsumsi oleh konsumen, di mana bisnis Anda bisa menceritakan segala usaha yang Anda lakukan. Dibandingkan banner di toko fisik yang mungkin tidak akan dilihat oleh konsumen, gunakanlah platform seperti media sosial dan e-commerce.

Boleh jadi, mereka takut untuk keluar karena situasi yang sedang tidak mendukung. Mereka yang masih tinggal bisa jadi kesulitan untuk membeli makanan karena banyak penjual yang tutup, juga disebabkan oleh social distancing. Maka dari itu, Anda sebagai pemilik kos bisa membuka usaha catering untuk mereka. Agar usaha kos-kosan tidak macet di tengah pandemi, perlu taktik khusus dalam menghadapinya.

Mempertahakan bisnis disaat pandemi

Anggaran dana dan goal berubah serta penggunaan bahan baku alternatif yang baru jadi tantangan untuk berinovasi. Namun, perlu digarisbawahi bahwa dalam berinovasi juga harus tetap memastikan kebutuhan pasar. Jangan sampai output yang dihasilkan malah tidak sesuai dengan permintaan yang ada. Para pembeli yang datang ke warungnya untuk memesan kopi jahe diwajibkan memakai masker, mencuci tangan di tempat yang disediakan dan menjaga jarak. Adalah Yulia kardina, seorang ibu rumah tangga di Perumahan Nilam Bangkalan Jawa Timur yang tetap gigih untuk bertahan menjalankan usaha roti rumahan. Dengan dibantu dua anggota keluarganya, ibu muda ini membuat roti pesanan para tetangga.

Dyan, Pekerja Sosial Pendamping Anak Kabupaten Lombok Utara menyampaikan bahwa lingkungan anak memang tidak kondusif. Kasus kedua, kasus kekerasan seksual yang juga dialami seorang anak perempuan berusia 15 tahun. Kasus ini dirujuk dari Kabupaten Lombok Utara, pelakunya merupakan pria dewasa. Menurut keterangan dokter, anak tersebut dalam kondisi hamil dan kini usia kandungannya memasuki 8 bulan. Kondisi saat ini ketiga anak tersebut tinggal bersama dengan kakak-kakak kandungnya.

Menurutnya, hal ini terjadi di masa dimana semua harus beradaptasi dengan keadaan pandemi Covid-19 yang dimaksud dengan pemerintah untuk kehidupan bisnis baru dengan new regular. Strategi pivot bisnis tersebut ada baiknya juga dicoba agar UMKM-UMKM dapat bertahan di tengah ekonomi yang terkena dampak pandemi Covid-19. Untuk itu, Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia mengadakan acara Webinar F&B Series 1 – Adapting to New Normal dengan tema “F&B Brands Pivotal Strategy to Success within the New Normal”. Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming memiliki beberapa saran untuk pelaku usaha khususnya di industri makanan. Di saat pembatasan sosial, kebutuhan akan baju pesta, tentunya sangat minim.